Bahaya serta Penyebab Dislipidemia pada Anak

kenali penyebab Dislipidemia pada anak

Bahaya Dislipidemia

Dewasa ini banyak dijumpai anak yang memiliki berat badan di atas rata-rata. Berbagai negara dan benua baik itu negara maju ataupun berkembang,  Sebagian orang tua merasa senang memiliki anak yang memiliki berat badan yang cukup berlebih bahkan ada sebagian orang tua memiliki anak yang gemuk agak senang karena terlihat lucu dan imut. Walaupun anak yang memiliki berat badan berlebih terlihat lucu dan menggemaskan tahukah anda bahwa berat badan yang gemuk pada anak sebenarnya kurang baik. Anak yang memiliki berat badan berlebih akan lebih beresiko terkena aneka macam penyakit. Penyakit yang sering akan mengancam pada anak yang memiliki berat badan berlebih  ialah penyakit dislipidemia. Penyakit displipidemia adalah penyakit yang disebabkan karena adanya masalah pada metabolisme yang dikarenakan oleh naiknya kadar kolesterol total, Kolesterol LDL (kolesterol jahat) serta menurunnya kolesterol HDL (kolesterol baik). Tingginya kadar kolesterol jahat serta dalam waktu yang cukup lama maka akan terjadi penumpukan kolesterol sehingga akan berdampak obesitas.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh lee (2001) kepada anak kecil perempuan ber umur 5-7 Thn, ia membandingkan dengan anak yang memiliki asupan lemak tinggi di dapatkan hasil bahwa anak dengan memakan makanan tinggi lemak (TL) memiliki kesehatan lebih rendah. Kemudian menurut kaistha A (2001) ia mengatakan bahwa obesitas yang dialami oleh anak didefinisikan sebagai masa lemak tubuh. Penelitian yang telah dilakukan oleh loke (2000) bertempat di negara singapur dikatakan bahwa obesitas anak usia 6-7 Thn adalah 10,8 %. Selain itu  obesitas merupakan salah satu faktor penyebab kematian kelima di dunia.penelitian yang telah dilakukan di  indonesia tentang  obesitas pada tahu 1995 sebesar 4,6 %.  Setelah itu penelitian kembali di indonesia yang dilakuakn oleh asia pasific perspective dikatakan bahwa obesitas di 3 SD swasta jakkarta timur pada tahun 2002 diperoleh data sebesar 27,5 %. Tidak hanya itu penelitian M Mexitalia 2004 mengenai obesitas siswa SD usia 6-7 tahun berjumlah 10,6 % yang dialami oleh anak laki-laki dan 7,4 % dialami oleh anak perempuan. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa hampir setiap beberapa tahun anak yang berusia 5-7 tahun mengalami obesitas dinegara Selain itu dengan naiknya kolesterol jahat (LDL). Berikut ini informasi mengenai faktor yang mempengaruhi dislipidemia

faktor yang Penyebab Dislipidemia:

  1. faktor yang diKarenakan lemak

Setiap orang yang mengonsumsi makanan berlemak maka akan meningkatkan kadar lemak pada tubuhnya berupa:

  1. Lemak jenuh

Lemak jenuh atau kolesterol jahat sangat berakibat kurang baik bagi tubuh anda karena lemak jahat mengandung lemak LDL. Makanan yang biasa mengandung lemak jahat berupa daging, kuning telur, susu, margarin, minyak kelapa.

  1. Lemak tidak jenuh

Lemak tidak jenuh sangat bermanfaat bagi kesehatan anda karena jenis lemak ini mengandung HDL. Salah satu jenis makanna yang mengandung HDL yakni minyak zaitun dan minyak canola.

  1. Faktor karbohidrat berlebihan

Orang yang sering mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat secara terus-menerus tanpa di imbangi dengan olahraga. Hal tersebut akan meningkatkan kadar triliseri serta menurunkan itensitas kadar lemak baik. Banyaknya lemak pada tubuh sebenarnya mudah untuk dikeathui dengan cara sederhana dan medis. Cara mengetahui lemak tubuh secara sederhana dengan mengamati lebalnya lemak pada kulit, ukuran lingkar pinggang dan pinggul seseorang. Kemudian cara lainnya dengan menggunakan medis seperti dengan bantuan USG, DEXA, CT scan serta MRI

Mengingat sangat berbahayanya dislipidemia (obesitas), oleh karena itu sangat perlu adanya kiat-kiat untuk mencegah segera mungkin, agar anak dapat terhindar dari masalah dislipidemia (obesitas). Upaya pencegahan tersebut diawali sejak sedini mungkin pada masa anak-anak. Salah satunya dengan orang tua memperhatikan asupan anak berupa makanan terlebih karbohidrat serta lemak. Kemudian orang tua dapat melakukan pengamatan dengan sering menimbang buah hatinya secara teratur. Selain itu ada cara lain yang efektif untuk mencegah anak mengalami dislipidemia (obesitas) yakni dengan mengonsumsi Beras Merah. Beras merah mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan karena  dalam beras merah mengandung banyak vitamin serta mineral yang dapat dijadikan sebagai makanan untuk diet serta upaya untuk menjaga agar anda memiliki tubuh ideal (tidak obesitas).

semoga bermanfaat..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *